Portal Berita Indonesia

Hino Luncurkan Ranger FC 190 J Truk Untuk Kargo

· · 0 comments

Truk HINO Ranger FC 190 J

Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) sepertinya akan membuat gebrakan baru dengan meluncurkan Ranger FC 190 J di Jakarta, Kamis (22/5/2014). Truk berukuran sedang dengan mesin diesel berteknologi common rail ini, diyakini oleh HMSI mampunyai kelebihan performa yang lincah untuk mengangkut barang berdimensi besar namun “ringan”.

Santiko Wardoyo selaku Direktur Penjualan dan Promosi HMSI menjelaskan kelas FC 190 J masuk di kategori 3, posisinya berada antara Ranger paling rendah bertenaga 215 PS dan Dutro paling bertenaga, yakni 130 PS.

“Di tengah-tengah itu ada pasar yang kosong, makanya kita susupi satu model. Kita memosisikan produk yang tepat buat konsumen yang tepat. Truk ini diciptakan untuk mengangkut barang besar tapi ringan,” tuturnya saat peluncuran.

Mesin Truk Ranger FC 190

Santiko Wardoyo yakin kehadirn truk baru dari Hino ini akan menjadi pilihan tepat untuk pengusaha Indonesia yang membutuhkan mobilitas tinggi dalam pengiriman barang. Gross Vehicle Weight Rating (GVWR) 10,4 ton dengan konfigurasi 4X2 yang dikombinasikan bersama mesin diesel JO5E-UP, 4-silinder, bertenaga 190 PS, mampu digeber sampai kecepatan tertinggi 112 kpj. Torsi besar, 550 Nm membuatnya sanggup “melibas” tanjakan lebih cepat. Dengan begitu, semakin irit konsumsi bahan bakar, jadi biaya operasional bisa ditekan lebih rendah.

“Target kami adalah pelanggan milk-run yang mengantarkan barang-barang ringan namun banyak dalam jarak yang pendek. Kami percaya bahwa unit ini sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Saya sangat optimis, unit ini akan memberikan penambahan sales untuk Hino agar tetap memimpin market share dalam truk kategori sedang,” imbuh Santiko.

Selain itu, dengan panjang sumbu roda 5.320 mm dan panjang sasis 7,1 m, menawarkan ruang kargo lebih banyak, cocok diandalkan buat unit kerja distribusi barang-barang. HMSI mengungkapkan, FC 190 J juga mengincar industri industri otomotif dan supermarket yang tengah bertumbuh.

"Kita akan jual dengan harga Rp 418 juta untuk sasis saja (off the road). Targetnya 50 unit per bulan," beber Santiko.

0 comments:

Post a Comment