Monday, April 15, 2013

Survei Capres 2014: Mahfud MD Kalahkan Dahlan Iskan

foto karikatur dahlan iskan
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga akan menggelar konvensi dalam rangka mengusung Calon Presiden (Capres) atau Calon Wakil Presiden (Cawapres). Langkah tersebut mendapat apresiasi positif dari Mahfud MD.

"Hanya saja, saya belum berpikir soal ikut atau tak ikut konvensi itu. Karena saya masih menganalisis dan menghitung peluang secara komprehensif. Perlu saya analisa terlebih dulu, apakah saya perlu ikut atau tidak. Karena, ikut (konvensi) tanpa mengkalkulasi dulu itu bisa konyol," ungkap Mahfud dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (11/04/2013). Mahfud sendiri sedang melaksanakan ibadah umroh di Jeddah.

Bagi Mahfud, konvensi yang digagas PPP dan primary election Partai Demokrat sejatinya memiliki arti yang sama, yakni membuka peluang calon alternatif (diluar kader parpol) untuk diusung sebagai Capres atau Cawapres.

"Bedanya, Primary Election (PD) menyaring kandidat presiden dengan menggunakan pendapat publik, sehingga parpol hanya menjadi penyeleksi dengan menentukan syarat-syarat calon dan menyelenggarakan penentuan pendapat publik itu," terangnya.

Dalam konvensi, lanjut Mahfud, bisa dilakukan dengan pemilihan yang dilakukan internal pengurus parpol secara bertingkat untuk kemudian diseleksi ditingkat nasional dengan menghitung dukungan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) terhadap masing-masing kandidat.

"Jadi, didalam konvensi yang memberi suara adalah DPW dan DPC-DPC, sedangkan di dalam primary election yang menentukan adalah publik," ujarnya.

Maka, menurut Mahfud secara teknis konvensi masih rawan terjadinya money politics. Karena suara wilayah maupun cabang berpotensi dijual. Sebab, DPW dan DPC memiliki peran yang sangat menentukan dalam seleksi calon dalam konvensi tersebut.

"Misalnya dalam suatu Rakornas, suara wilayah atau cabang itu lebih mudah dibeli agar Cabang dan Wilayah menyebut nama tertentu dengan harga 100 juta," urai Mahfud.

Namun begitu, Mahfud berharap konvensi yang akan digelar PPP untuk menyaring kandidat yang sesuai dengan harapan rakyat Indonesia. "Oleh sebab itu, harus dibuat aturan sedemikian rupa didalam konvensi agar tak ada jual beli suara," sarannya.

"Sebab, kalau konvensi hanya diartikan proses penentuan suara oleh DPW dan DPC yang justru terbuka peluang jual beli suara secara lebih mudah, akibatnya akan lebih buruk bagi demokrasi itu sendiri," imbuh Mahfud.

Seperti diketahui, PPP menyatakan akan menggelar konvensi kepada umat Islam untuk mendaftar sebagai calon presiden atau wakil presiden. Alasan konvensi yang dilakukan PPP adalah karena tidak dibukanya ruang bagi capres independen.

0 Komentar Survei Capres 2014: Mahfud MD Kalahkan Dahlan Iskan

Post a Comment

Back To Top