Portal Berita Indonesia

Teliti Sebelum Membeli Kawasaki Ninja 250R Bekas

· · 0 comments

Kawasaki Ninja 250R
Ingin membeli Kawasaki Ninja 250R Bekas ? tapi takut kecewa atau tertipu ? Memang sih kalau salah pilih motor dengan harga yang selangit akan bikin hati kecewa dan merana, hehehehe. Kehadiran Kawasaki New Ninja 250 yang dibekali pengabut bahan bakar injeksi, jadi suguhan baru bagi penggemar sport dua silinder dari Kawasaki ini. Akibatnya, “Bursa motkas alias motor bekas juga ‘kecipratan’ dari Ninja 250 tipe lama,” buka Ijul dari Bintang Motor di Jl. Ciledug Raya No. 6, Ciledug, Tangerang.

Namun, brother kudu cermat dan teliti sebelum membeli Ninja 250R seken. “Yang paling penting, perhatikan angka kilometer yang terdapat pada spidometer, bodi dan mesin,” bilang Angga Kurniawan, juragan Anjany Racing di Jl.Arteri Kelapa Dua No. 21, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Selain itu, “Tak ada salahnya tahu kisaran harga part fast moving yang ‘nempel’ di Kawasaki Ninja 250R,” jelas Ade Sumarna dari Super Kawasaki yang berada di Jl. Fatmawati Raya No. 108A, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.

Spidometer

Dari spidometer ini akan terlihat angka jarak kilometer yang sudah ditempuh oleh motor itu. “Kadang ada penjual yang suka ‘mainin’ kilometernya, jika angka kilometernya masih sedikit, brother jangan langsung percaya. Cek juga kondisinya bodi,” saran Angga.

Selain itu, sesuaikan juga dengan part yang lainnya. Seperti piringan, jika odometer masih sedikit, harusnya piringan juga masih tebal.

Bodi Depan

Perhatikan antara handgrip dan handle kopling. Jika ada yang lecet, perhatikan tingkat kelecetannya. Jika parah, lanjut perhatikan ke bagian fairing. Biasanya jika motor yang sudah pernah jatuh, pada bagian sambungan fairing tidak bisa rapat.

Hal itu disebabkan jika fairing itu sudah pernah berbenturan keras maka sudah tidak akan sempurna lagi. Resikonya, bodi sudah dipasang walaupun sudah melalui proses repair.

Mesin

Jika angka jarak tempuh di panel spidometer sudah menunjukkan angka di 30 ribu dan 40 ribu kilometer, panaskan mesin selama 15 menit. Perhatikan apakah langsamnya masih stabil atau tidak. Jika sudah tidak stabil, itu artinya butuh perawatan engine lebih lanjut. Lihat juga pada bagian karet head silinder, apakah terlihat ada rembesan atau tetesan oli. Dengar juga suaranya pada bagian mesin, jika terdengar ada suara-suara aneh.

Bodi belakang

Pada bagian belakang, perhatikan bodi dengan cara membuka jok. Dari situ akan terlihat, jika bodi itu masih bagus masih terdapat baut yang mengunci antara bodi dengan dudukannya. Nah, jika yang sudah tidak normal, biasanya bodi itu hanya diikat oleh cable tie.

Karena prisnsipnya sama dengan fairing, jika sudah berbenturan dengan keras, maka bodi tidak akan bisa nempel dengan sempurna.

Kaki-kaki

Perhatikan dudukan sokbereker belakang. Apakah terlihat ada ubahan atau tidak. Jika terlihat ada ubahan, kemungkinan motor itu sudah pernah mengganti kaki-kakinya dengan limbah moge. Cara melihatnya, buka bagian jok untuk bisa mengecek dudukan sokbreker pada bagian atas.

Untuk sok depan, cukup ditekan berulang untuk mengetahui apakah sokrebekernya bocor atau tidak. Mudah kan?

0 comments:

Post a Comment